Hak Kepemilikan dalam Pembangunan Ekonomi
📑 5 slides
👁 5 views
📅 3/1/2026
Pendahuluan: Hak Kepemilikan
Hak kepemilikan menentukan alokasi sumber daya ekonomi
2
Teori Hak Kepemilikan
- Demsetz: Hak kepemilikan muncul untuk internalisasi eksternalitas
- North: Institusi menentukan insentif ekonomi jangka panjang
- De Soto: Aset tanpa legalitas = 'dead capital' tidak produktif
- Di Maluku Utara, 35.1% lahan belum bersertifikat (data BPN 2024)
3
Hak Kepemilikan & Investasi
- Sertifikat tanah meningkatkan nilai aset 2-3 kali lipat
- Investasi di Maluku Utara capai puluhan triliun (sektor pertambangan)
- Tanpa sertifikat, masyarakat sulit akses kredit perbankan
- PDRB Maluku Utara tumbuh 27-29% (y-on-y) didorong investasi
4
Permasalahan di Maluku Utara
- 3.498 bidang lahan transmigrasi tumpang tindih di kawasan hutan
- Gini Ratio 0.316 menunjukkan ketimpangan distribusi pendapatan
- 6.32% penduduk masih dalam kategori miskin (Maret 2024)
- Konflik agraria meningkat karena lemahnya administrasi pertanahan
5
Kesimpulan & Rekomendasi
- Hak kepemilikan kunci pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
- Perlu percepatan sertifikasi tanah di Maluku Utara
- Digitalisasi data pertanahan untuk transparansi
- Koordinasi pusat-daerah penting atasi tumpang tindih lahan
1 / 5